Selasa, 14 November 2017

BISAKAH KITA HIDUP TANPA ASURANSI ?

Bisakah hidup tanpa asuransi
Bisakah kita hidup tanpa asuransi?
Bisa. Buktinya orangtua dan kakek-nenek kita, tidak punya asuransi pun bisa hidup aman dan damai sentosa sampai tua. Dan teman-teman kita pun banyak yang tidak punya asuransi tapi sampai hari ini hidup mereka baik-baik saja (kecuali mereka yang kena musibah).
Tapi bisakah kita hidup tanpa penghasilan?
Tidak. Cobalah anda berhenti bekerja selama satu bulan saja. Atau kembalikan seluruh gaji anda ke bos anda. Tentunya anda akan bingung dari mana uang untuk membiayai beragam kebutuhan hidup, seperti makanan, pakaian, bayar listrik, beli pulsa, cicil KPR, utang kendaraan, bayar SPP sekolah anak, dan lain-lain.

Bisakah kebutuhan-kebutuhan hidup itu berhenti?
Tidak. Kita butuh makan dan minum setiap hari. Kita butuh pulsa, listrik, bensin setiap hari. Utang, jika telah dibuat, harus dibayar apa pun yang terjadi. Semua itu dibayar dengan penghasilan.
Tapi bisakah penghasilan kita berhenti?
Bisa. Jika kita tidak bekerja, penghasilan kita pun akan tak ada. Kecuali, ya, kecuali kita telah memiliki aset besar yang memberikan kita passive income dalam jumlah yang cukup untuk membiayai gaya hidup kita.
Apa saja yang membuat kita tidak memiliki penghasilan?
Ada beberapa faktor.
  1. Dipecat/PHK.
  2. Sakit berat.
  3. Cacat tetap.
  4. Meninggal dunia.
Apa solusi untuk semua penyebab tersebut?
  1. Dipecat/PHK: solusinya cari pekerjaan atau bisnis lain.
  2. Sakit berat: tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.
  3. Cacat tetap: tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.
  4. Meninggal dunia: tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.
Untuk kejadian sakit berat, cacat tetap, dan meninggal dunia, solusinya hanya bisa dijalankan saat belum kejadian.
Apa solusi untuk sakit berat, cacat tetap, dan meninggal dunia, jika belum terjadi?
Solusinya adalah ikut asuransi.
  1. Sakit berat: ikut asuransi penyakit kritis
  2. Cacat tetap: ikut asuransi kecelakaan dan cacat tetap total
  3. Meninggal dunia: ikut asuransi jiwa
Tapi tidak perlu membeli tiga produk untuk memiliki tiga jenis asuransi tersebut. Cukup satu produk, karena ketiganya tersedia dalam produk unitlink SMILE SinarmasMSIG
SMILE memberikan manfaat dasar proteksi jiwa (meninggal dunia), ditambah rider proteksi penyakit kritis , proteksi cacat tetap akibat kecelakaan (TPD), dan cacat tetap total akibat sakit maupun kecelakaan (TPD). Manfaat dilengkapi fitur pembebasan premi jika terkena CI+ atau TPD.
Bagaimana gambaran atau ilustrasi produknya?
Contoh ilustrasi produk SMILE bisa dilihat di bawah ini. Untuk pria usia 30 tahun, premi 1 juta per bulan, manfaat:
  1. 31 penyakit kritis (CI+) 1 miliar
  2. Kecelakaan  1 miliar
  3. Cacat tetap total (TPD) 1 miliar
  4. Meninggal dunia 1 miliar
  5. UANG PREMI BERKEMBANG - KONSEP MENABUNG 
Total manfaat proteksi lebih dari 4 miliar.
















Ilustrasi SMILE premi 1 juta per bulan, total UP > 4 M
Dengan memiliki uang 1 miliar ketika terkena risiko tertentu, maka untuk biaya perawatan dan biaya hidup akan terbantu, setidaknya untuk jangka waktu tertentu. Dengan demikian, anda tidak perlu:
  • Kuras tabungan
  • Pinjam uang atau berutang
  • Jual aset
  • Minta sumbangan
Hal-hal yang pasti akan terasa menyakitkan. []
Untuk konsultasi tentang produk asuransi Sinarmas, silakan menghubungi saya, Bussines Partner asuransi Sinarmas di Surabaya .
SETYAWAN
08122789402 - WA/PHONE
youtube : SETYAWAN ROSES









source: Asep Sofyan

Senin, 13 November 2017

Hidup Penuh Ketidakpastian, Tapi Meningggal Pasti

rscm

Roda kehidupan keluarga dimulai ketika sudah memilki anak  dan sudah memiliki keluarga inti yakni ayah, ibu dan anak-anak.
Sedangkan Keluarga sejahtera adalah keluarga yang secara ekonomi mampu memberikan kehidupan, pendidikan yang baik untuk anak-anaknya, memiliki rumah  dan memiliki kebutuhan dasar yang lainnya terpenuhi. Sudah cukup?
Secara singkat ya sudah cukup namun hidup ini serba tidak pasti.
Kepala keluarga berfungsi sebagai nahkoda keluarga yang artinya berfungsi mencari uang sehingga topang kehidupan keluarga akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab suami.
Beragam macam cara untuk untuk mendapatkan uang misalnya bekerja sebagai karyawan, berbisnis, mengelola toko, dan sebagainya.
Namun , dalam hidup ini tidak semudah itu dibayangkan. Kalau skenario berjalan baik bisa saja artinya semua terpenuhi, namun betulkah bisa semua terpenuhi?
Hidup ini siapapun dia memiliki 5 macam risiko yaitu: risiko sakit kritis, risiko dirawat di rumah sakit, risiko kecelakaan, risiko cacat , risiko tua dan risiko meninggal
Tidak ada yang kebal terhadap risiko tersebut dan setiap orang pasti mengalaminya.
Dari risiko tersebut diatas risiko meninggal adalah risiko pasti, karena semua orang lambat atau tidak , muda atau tua akan pasti meninggal.

Dilain sisi, kehidupan ini serba tidak pasti, namun disatu sisi meninggal adalah risiko pasti.
Disaat Anda masih sehat boleh saja hidup dengan kebutuhan yang lebih , namun jika Anda mengalami salah satu dari risiko diatas maka asset anda yang terkumpul bisa habis untuk biaya risiko tersebut, misalnya mengalami sakit kritis dan perlu biaya 1 milyar, mau tidak mau asset yang dimiliki dijual untuk membiaya sakit kritis,
Jadi bertahun-tahun orang mengumpulkan harta namun jika mengalami sakit kritis selenyap akan habis untuk biaya sakit tersebut.

Seandainya ini dialami kepala keluarga ?
Siapa yang akan melanjutkan mencari pengahasilan?
Siapa yang membiaya anak-anak, bayar rumah, dan sebagainya?
Apakah dengan kepala keluarga sudah sakit atau meninggal apakah kehidupan berhenti?
Tentu tidak. Kehidupan tetap berjalan .
Oleh karena meninggal adalah suatu risiko kepastian maka perlu dilindungi atau di proteksi.
Disaat Anda masih sehat atau masih aktif bekerja sisihkan penghasilan Anda 5-10% untuk proteksi jiwa atau sakit kritis, sehingga jika mengalami sakit kritis atau yang paling fatal adalah meninggal maka ada uang pertanggungan jiwa yang bisa digunakan untuk membiaya hidup jika kepala keluarga meninggal.

Dengan menabung......
Filosofi menabung adalah: menabunglah terlebih dahulu setelah menerima gajian dan kemudian baru berbelanja. Jangan belanja dulu kemudian menabung.
Menabung tentu banyak cara misalnya menabung di bank, cicilan rumah, bayar uang sekolah, saham, membayar polis asuransi, deposito dan lain-lain. Sisa setelah menabung baru kemudian digunakan untuk belanja. Itu lebih tepat.
Untuk itu disaat kita masih sehat, masih dapat gajian atau dapat bonus dari bisnis segera alokasikan dana Anda untuk beberapa instrument yang paling utama dan terutama adalah proteksi kepala keluarga atau membeli Polis Asuransi kepala keluarga. Mengapa ?
Karena kalau kepala rumah tangga sakit atau meningal ada uang pengganti penghasilan dari kepala keluarga tersebut.
Jika sudah sakit , tentu kita tidak bisa menabung lagi, yang terjadi adalah banyak pengeluaran untuk biaya sakit.
Asuransi tidak akan menerima jika sudah dalam kondisi sakit. Perusahaan asuransi akan menerima disaat anda masih sehat dan fit atau di saaat anda masih kerja dengan baik.
Tahukah Anda bahwa memiliki polis asuransi adalah sebuah asset paper yang sangat murah, bisa dicicil dan tidak perlu uang muka.
Dengan memiliki polis asuransi merupakan salah satu alternative untuk menyiapkan warisan untuk keluarga dan anak-anak karena  harganya cukup terjangkau.

Mari sebelum Anda sakit, di saat Anda masih aktif bekerja sisihkan 5-10% penghasilan Anda untuk menabung di SMILE - Sinarmas MSIG Life  baik Syariah mapun non Syariah.
5-10 % dari penghasilan Anda terlihat kecil namun nilai itu mampu melindungi asset Anda 90 % dari total asset Anda.
Artinya jika kita mengalami sakit  maka tidak ada asset Anda yang perlu dijual, namun dengan mencairkan uang pertanggungan Anda yangmerupakan manfaat lain dari tabungan SMILE Anda.

Jika di-prioritas-kan maka yang perlu di proteksi adalah kepala keluarga karena dia yang mampu menghasilkan secara ekonomi keluarga.
Jika ada kelebihan, maka prioritas kedua adalah tabungan untuk anak? Mengapa ?
Jika kepala keluarga meninggal atau mengalami sakit kritis dimana tidak mampu lagi bekerja aktif, maka tabungan anaknya dilanjutkan oleh Sinarmas MSIG Life sampai selesai sesuai keinginan sang kepala keluarga saat merencanakan menabung dulu.  Disini lebihnya manfaat tabungan &  proteksi.

Mari sebelum anda mengalami salah satu dari risiko diatas, segera memiliki polis asuransi dari SinarmasMSIG Life. Karena dengan memiliki polis ini Anda sudah mempunyai kepastian yakni kepastian memiliki perlindungan terhadap risiko tersebut.

Untuk diskusi detail silahkan hubungi saya:
Setyawan
Bussines Partner SinarmasMSIG Life
08122789402 - WA & Phone 
Email : setyawanroses@gmail.com

Tinggal di Surabaya








source: Desiderius Bir

Selasa, 07 November 2017

Transformasi Digital - Agen Asuransi Terancam ?

Tentu kita masih ingat di era 80 an dan 90 an kita masih menikmati lagu-lagu nge-hit melalui kaset yang ada pitanya, beranjak milenium di  2000an, mulai berganti menjadi CD ( compact disc) atau kalau anak diskotik pasti mengenal laser disc..
Bagimana sekarang...CD sudah mulai ditinggalkan dan mulai orang dengan mudah mendown load lagu untuk mendengarkan musik musik favorit nya.
Contoh lain, tentunya Anda masih ingat era saat kita memotret dengan kamera dengan  media simpan foto film ( klise) kemudian menjadi mini CD kemudian sekarang ini tinggal menjadi seukuran kuku yg disebut SD card ...
WoW...perubahan yang saya kira pada saat itu orang tidak terpikirkan...namun menjadi perubahan yg sangat luar biasa
Silahkan Anda tanya ke Oom google, berapa banyak perusahaan yg kolaps dari perubahan itu ( baca: karyawan yg tidak terpakai lagi)
Perubahan-perubahan diatas tersebut bahasa kerennya " Transformasi Digital"
Terus apa hubungannya dengan kita orang asuransi...well...
Saya tidak promosi jika menyebutkan nama perusahaan di tulisan dibawah ini.
Anda tahu Traveloka kan? yess !!! mereka bisa jual tiket murah & service dari berbagai maskapai penerbangan dengan berbagai hal yg dapat memenuhi keinginan customer.
Nah, didunia asuransi sudah muncul travelokanya asuransi , ada broker online yang dapat menyediakan asuransi jiwa ( kesehatan, HCP, perlindungan jiwa dll) maupun kerugian ( asset bangunan, kendaraan dll).
Dengan smartphone ditangan, calon customer sudah bisa memilih kebutuhan asuransinya dengan premi maupun benefit yang diinginkan tanpa capek-capek bicara atau ketemu dengan marketing ( apalagi ke kantor asuransi) dan istimewanya lagi customer sangat leluasa bisa memilih perusahaan asuransi mana saja.
Isi kelengkapan data dengan online, bayar melalui transfer, kemudian polis dikirimkan.... caooo.... selesai deh punya polis asuransi. Nggak butuh marketing kan..
Nggak percaya , silahkan buka situs www.futuready.com , ini situs yang saat ini merupakan satu-satunya broker di Indonesia yang sudah mendapat ijin OJK untuk jual asuransi secara online. Tidak menutup kemungkinan akan muncul situs-situs yang lain yang sejenis (bisa jadi setyawanroses.insurance.com lho..😀)
Tet tet..tettttttt Transformasi Digital Asuransi sudah dimulai !
Ok, jadi profesi agen asuransi terancam dunk..
Well , penulis punya satu prinsip ( yg saat ini masih relevan..).. "Era digital ( mesin) diciptakan oleh manusia, manusia tidak semestinya kalah dg ciptaannya !" Caranya ?
Ide-ide :
1. Tidak ada alasan untuk tidak mengerti internet dan mulai menggunakan media-media digital yang ada ( Vlog, Blog, Web dll) untuk saran menjaring insurance client
2. Smart Phone used by smart people", maximalkan smartphone kita untuk mendekatkan dg calon clien insurane, bukan terlena menggunakan smartphone untuk kesenangan saja.
3. Perkuat silaturahmi dan komunikasi yang  mesin tidak akan pernah bisa lakukan.
4. Berikan pelayanan terbaik, "Service Excellent not Service Nyebelint", before and after selling.
5......
6......
Lho, point 5 & 6 kog kosong..
heheheeeh saya kira tulisan ini terbaca oleh smart people yang tentunya smart idea...
Silahkan Tambahkan ide-ide Anda

Semoga tulisan ini bermanfaat,
Lebih lengkap silahkan klik www.setyawanroses.com atau vlog: Setyawan Roses #Insuranceman


Mengenai Saya, silahkan Klik: https://www.linkedin.com/pub/setyawan-roses/44/583/bba

Foto saya
Peduli & Concern Tentang Sales - Saving & Personal Financial Planning